Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol simbol biru bagian kanan agak atas sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Gambar menampilkan foto bersama sekelompok orang dewasa dan satu anak yang berpose rapi di dalam sebuah ruang pertemuan atau ruang seminar. Mereka tersusun dalam dua baris, baris depan duduk di kursi dan baris belakang berdiri. Jumlah keseluruhan sekitar dua puluh orang, terdiri dari laki-laki dan perempuan dengan latar belakang beragam. Sebagian besar peserta mengenakan busana rapi dan semi-formal, seperti kemeja, batik, blus, serta hijab dengan warna netral dan lembut. Beberapa orang tampak tersenyum dan mengacungkan jempol, mencerminkan suasana akrab, positif, dan kebersamaan. Di baris depan, terlihat seorang anak laki-laki duduk di tengah, mengenakan pakaian berwarna gelap. Ruangan memiliki dinding kayu berwarna cokelat muda dengan lampu sorot hangat yang tersusun simetris di bagian atas. Di tengah latar belakang terdapat layar proyektor putih, menandakan ruangan ini digunakan untuk kegiatan diskusi, pelatihan, atau pertemuan formal. Di sisi kiri dan kanan tampak meja panjang dengan laptop, botol air minum, dan kabel listrik, memperkuat kesan suasana kerja atau kegiatan organisasi. Secara keseluruhan, foto ini menggambarkan kegiatan kebersamaan dalam sebuah forum atau acara resmi
Sesi Foto bersama para peserta Mapping Emerging Technologies for Advanced Responsible and Gender-Inclusive Sustainable Development pada 17 Januari 2026. (Dok. Pribadi/Kadek Agus Weda Gunawan)

Rektor Universitas Negeri Malang: Teknologi Harusnya Memberdayakan Difabel

Views: 12

Solidernews,- Bali. World Forum for Inclusive Education (WFIEd) membahas peluang dan tantangan teknologi digital bagi kelompok marginal dalam forum pemetaan strategis bertajuk “Mapping Emerging Technologies for Advanced Responsible and Gender-Inclusive Sustainable Development” pada Sabtu 17 Januari 2026 di Stark Boutique Hotel, Bali. Forum tersebut menekankan bahwa teknologi berpotensi memperlebar kesenjangan partisipasi difabel jika proses perencanaannya tidak menggunakan pendekatan inklusif.

Rektor Universitas Negeri Malang, Hariyono, dalam sambutannya menekankan teknologi seharusnya menjadi alat pemberdayaan bagi semua kalangan, bukan hanya kelompok tertentu. Ia berharap dialog ini memberikan informasi bagaimana agar
platform-platform digital dapat diakses semua kalangan termasuk difabel. “Kemajuan teknologi tentunya terus berkembang dan memberikan banyak dampak,” katanya.

Forum tersebut mempertemukan perwakilan pemerintah, perguruan tinggi, industri, serta komunitas difabel Bali untuk memetakan teknologi baru agar selaras dengan prinsip tanggung jawab sosial dan inklusi. Forum ini tidak hanya menyoroti perkembangan teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan dan platform digital, tetapi juga menempatkan aspek etika, aksesibilitas, dan tata kelola sebagai isu utama.

Keterlibatan komunitas difabel dipandang krusial agar teknologi yang dikembangkan benar-benar sesuai kebutuhan pengguna di lapangan. Hal tersebut ditegaskan Gunawan, peserta perwakilan dari DPD Pertuni Provinsi Bali dalam sesi diskusi. Menurutnya, selama ini banyak platform digital dirancang tanpa melibatkan difabel sebagai pengguna langsung. “Tanpa keterlibatan, sering kali platform itu tidak sesuai kebutuhan,” ujarnya.

Gunawan mencontohkan, bagi pengguna netra, aplikasi yang tidak dapat diakses pembaca layar pada dasarnya sama sekali tidak bisa digunakan, sehingga menghambat partisipasi dalam pendidikan, pekerjaan, maupun layanan publik. Diskusi tersebut menghasilkan catatan keterlibatan difabel sejak tahap pemetaan, perancangan, hingga evaluasi dipandang sebagai kunci utama untuk memastikan teknologi yang inklusif.[]

Simak juga ..  Implantasi Koklea, Teknologi Pendengaran Terbaru bagi Orang dengan Hambatan Pendengaran

 

Reporter: Agus Weda Gunawan

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

berlangganan solidernews.com

Tidak ingin ketinggalan berita atau informasi seputar isu difabel. Ikuti update terkini melalui aplikasi saluran Whatsapp yang anda miliki. 

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air

Skip to content