Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol bagian kanan bawah sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Putri Ariani, Menciptakan Kesempatan Bukan Menunggu

solidernews.com, Yogyakarta. PUTRI Ariyani (17). Kini tak ada yang tidak mengenal dirinya.  Pemilik nama asli Ariani Nisma Putri ini menjadi trending topic setelah mendapatkan golden buzzer dari juri America’s Got Talent (AGT), Simon Cowell. Ia membuat takjub para juri setelah menyanyikan lagu “Loneliness” ciptaannya sendiri.

Golden Buzzer, adalah tiket menuju ke babak final live show, tanpa melalui audisi berikutnya. Setelah sepuluh hari berada di Amerika Serikat (AS), kini Putri sudah kembali ke Yogyakarta. Mengutip pernyataan Putri saat konferensi persnya, Minggu (11/6), babak final AGT akan dilangsungkan di di Washington. Dengan durasi waktu yang lebih lama. Kurang lebih tiga bulan.

Apresiasi tinggi dari berbagai lapisan masyarakat dan para petinggi negeri, tak henti mengalir hingga saat ini. Bahkan Presiden Repuiblik Indonesia Joko Widodo (Jokowi) mengundangnya ke istana negara, Rabu (14/6). Malam itu, Putri menyanyikan dua lagu ciptaannya, Permata Indah Dunia dan Loneliness di depan Presiden ketujuh Indonesia itu.

Rencana, Putri akan melanjutkan perjuangannya di AGT pada Agustus mendatang. Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan yang diterimanya dari seluruh masyarakat Indonesia dan dunia. Selanjutnya, dengan sopan Putri kembali meminta dukungan masyarakat Indonesia.

“Terima kasih untuk dukungan yang sudah diberikan. Support Putri lagi ya, agar bisa mengharumkan Indonesia di kancah dunia. Dan teman-teman lain semoga bisa mengikuti jejak Putri,” ucapnya.

 

Inspirasi anak negeri

Di hadapan Putri yang didampingi kedua orangtuanya, Jokowi menyampaikan, apresianya. Di mata Jokowi, Putri merupakan salah satu anak muda Indonesia yang menjadi inspirasi. “Nggak ada penghalang, kalau mau memiliki kemauan yang keras, mau bekerja keras. Contoh (Putri) generasi muda indonesia ini,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama, Putri juga memberi pesan bagi anak muda lain. Agar tidak memberi batasan akan kemampuan yang dimiliki. “Ngga ada lagi batasan, kita jangan nunggu kesempatan, ciptakan kesempatan kita sendiri. Ubah insecure (tidak percaya diri) jadi bersyukur. Kurangi overthinking jadi positif thinking,” ujarnya.

Putri menguasai skill menyanyi dan bermain piano dengan belajar sendiri (autodidak). Dia mengaku ingin menguasai sisi teori dengan menempuh pendidikan di Sekolah Musik Indonesia (SMM) Yogyakarta.

Remaja ini masih akan terus bersekolah musik. Keinginannya begitu kuat melanjutkan studi ke The Juilliard School di New York. Satu sekolah musik terbaik di dunia, yang sudah berumur 117 tahun. Dengan mahasiswanya, yang berasal dari berbagai negara. Asia, salah satunya. Yang lainnya, Jepang dan Tiongkok, mendominasi jumlah mahasiswa di universitas terbaik dunia tersebut.

Kampus Juilliard School New York berada di pusat kota. Di Lincoln Center, hanya satu blok dari Central Park. Atau 12 blok dari Broadway –pusat teater di New York.

 

Kesan mendalam

Putri menyampaikan pengalamannya selama mengikuti audisi. Dia memiliki kesan mendalam. Yakni tidak adanya persaingan antar peserta audisi. Yang ada justru saling support antar peserta. Sama sekali tidak berasa nuansa kompetisi. Kondisi demikian baru dijumpainya ketika mengikuti audisi AGT beberapa waktu lalu.

“Saat audisi AGT, nuansanya beda banget dengan di Indonesia. DI AGT sama sekali tidak ada  kompetisi. Yang ada justru saling support antar peserta audisi. Jadi makin bersemangat untuk menampilkan yang terbaik. Tidak memikirkan hasil,” terang Putri.

Tak ketinggalan, Putri juga menyampaikan kesan mendalamnya atas sikap juri AGT yang dikenal detail dan jeli, Simon Cowell. Dia tak menyangka kalua Simon bakal naik panggung dan menyampaikan apresiasi, menyalami, serta pesan mendalamnya. Usai memeluk Putri Ariani dan memberikan berbagai pujian, Simon Cowell meletakkan lembaran konfeti ke tangan Putri.

“Simon ingin agar aku juga bisa merasakan atmosfer sebagai penerima golden buzzer. Artinya saya akan melaju ke babak live America’s Got Talent.” Kata siswa SMK negeri 2, Bantul, Yogyakarta, dalam konferensi persnya.

 Tidak hanya itu, lanjut Putri. Simon bahkan ikut mengantarkannya turun dari panggung. Seraya mengatakan, ‘semoga ini akan mengantarkanku meraih mimpi.[]

 

Reporter: Harta Nining

Editor      : Ajiwan Arief

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air