Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol bagian kanan bawah sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Pengukuhan pengurus Hidimu Se – DIY

Pelantikan Pengurus Hidimu dan Peringatan HDI Bersama Muhammadiyah

Solidernews.com – Selamat merayakan Hari Disabilitas Internasional (HDI), meskipun sudah terlambat karena HDI diperingati setiap tanggal 3 Desember. Dan apresiasi setinggi-tigginya kepada tim cobra dari Majelis Kesejahtraan (MPKS), Pengurus Wilayah Muhammadiyah Propinsi DIY.

 

Demikian ucap Zainal Arifin, selaku ketua MPKS PWM DIY dalam acara pelantikan pengurus Himpunan Disabilitas Muhammadiyah (Hidimu), periode 2023 sampai dengan 2027 dan peringatan HDI tahun 2013. Kegiatan yang berlangsung pada hari Senin, 25 Desember 2023 ini bertempat di Aula Masjid K.H Sudja’ Kompleks Rumah Sakit (RS) PKU Muhammadiyah Gamping Sleman. Adapun kegiatan ini dihadiri oleh lebih dari 300 orang yang terdiri dari pimpinan muhammadiyah, masyarakat difabel dari berbagai ragam, perwakilan dari MPKS se DIY, dan para relawan.

Zainal Arifin menambahkan bahwa, ke depan diharapkan ada kerjasana antar lembaga terkait yang ada di Muhammadiyah  seperti, Majelis Pemberdayaan Muhammadiyah dan Lazismu, dan muhammadiyah difabel center, sehingga pembinaan terhadap Hidimu bukan semata-mata tanggung jawab dari MPKS. Namun, Zainal juga mengapreasi pengurus Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) Hidimu DIY yang sudah berhasil membentuk lima Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Hidimu. Padahal target yang diberikan untuk tahun ini hanya terbentuk tiga DPD di lingkungan PWM DIY. Dan apresiasi juga diberikan kepada Lazismu yang telah mengerahkan armada amabulancenya, untuk melakukan penjemputan bagi difabel yang terkendala transportasi.

 

Zainal menyadari sampai saat ini muhammadiyah sebagai persyarikatan terbesar di Indonesia dan yang menjadi induk dari Hidimu, belum dapat memberikan fasilitas yang optimal bagi difabel. Sebagau contoh masih banyak kantor-kantor atau gedung di bawah muhammadiyah yang tidak dapat dimasuki oleh difabel. Kemudian masjid-masjid masih banyak yang belum akses dan tidak menyediakan Juru Bahasa Isyarat (JBI) disetiap khotbah jumat. Namun, ke depan diharapkan sedikit demi sedikit akan ada perbaikan, dan salah satu langkah yang akan ditempuh adalah akan menyediakan JBI di masjid-masjid besar di bawah muhammadiyah.

 

Kemensos Perhatikan Difabel

Kemudian dalam acara ini juga disampaikan sambutan oleh Zainudin Zahya, perwakilan dari MPKS PP Muhammadiyah yang juga sekaligus menjabat sebagai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Rehabilitasi Sosial Kementerian Sosial  bidang disabilitas Republik Indonesia (RI). Dalam sambutannya Dia menyampaikan bahwa di Kemensos itu ada empat dirjen, yaitu dirjen rehabilitasi disabilitas, anak, lansia dan bencana alam. Dan perlu diketahui bahwa tahun ini pemerintah telah mengalokasikan anggaran yang nilainya fantastis yaitu sebesar Rp 350 milyar untuk difabel, tetapi sampai akhir tahun ini belum terserap semuanya.

 

Salah satu pos anggaran yang belum terserap secara optimal tersbut adalah uang makan untuk difabel yang nilainya Rp 200 ribu per bulan selama enam bulan. Padahal cara mengaksesnya cukup mudah hanya dengan membuat kelompok masyarakat (Pokmas) kemudian mengirimkan data difabel yang membutuhkan. Oleh karena itu dia berharap kepengurusan Hidimu yang baru saja dilantik ini, dapat bekerja sama dengan MPKS, untuk memanfaatkan dana yang sudah disediakan pemerintah ini. Dia berharap pada tahun 2024 mendatang semua dana yang telah dialokasikan dapat terserap oleh difabel.

 

Sebagai penutup sambutan, Dia menambahkan bahwa bantuan lain yang disediakan adalah motor modifikasi dan modal usaha untuk difabel yang mempunyai usaha. Diharapkan kepada difabel yang mendapatkan kedua bantuan tersebut dapat mempunyai penghasilan minimal sama dengan Upah Minimum Kabupaten/ kota. Dengan demikian difabel dapat hidup layak seperti orang-orang nondifabel pada umumnya.[]

 

Reporter: Dwi Windarta

Editor     : Ajiwan Arief

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air