Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol simbol biru bagian kanan agak atas sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Gambar ilustrasi penyerahan penghargaan. (Gambar dibuat menggunakan AI)

Organisasi Difabel Kota Denpasar Hadir dan Perkuat Jejaring Inklusi dalam Penerimaan Piagam Vasudhaiva Kutumbakam 2025

Views: 10

Solidernews.com, Denpasar — Suasana penuh energi kolaboratif mewarnai peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) dan Hari Kesetiakawanan Sosial Nasional (HKSN) yang digelar Pemerintah Kota Denpasar melalui Dinas Sosial Kota Denpasar pada Jumat, 5 Desember 2025. Tidak hanya menjadi ajang penganugerahan Piagam Vasudhaiva Kutumbakam 2025, acara ini juga menjadi momentum penting bagi organisasi Difabel untuk memperkuat jejaring, menyuarakan peran, dan membuka peluang kerja sama baru dalam mendorong pembangunan inklusi di Kota Denpasar.

Bertempat di Ruang Mahottama, Gedung Graha Sewaka Dharma Lumintang, ratusan penerima penghargaan hadir, termasuk berbagai organisasi Difabel yang selama ini menjadi aktor kunci dalam mendampingi masyarakat, menghadirkan layanan dasar, serta mengawal isu aksesibilitas dan pemberdayaan. Kehadiran mereka menjadi bagian penting dari ekosistem inklusi yang terus tumbuh di Kota Denpasar.

Dalam laporannya, Kepala Dinas Sosial Kota Denpasar, I Gusti Ayu Laxmy Saraswaty, menegaskan bahwa penghargaan Vasudhaiva Kutumbakam merupakan bentuk pengakuan atas kontribusi berbagai pihak dalam membangun kesejahteraan sosial. “Penghargaan ini diberikan kepada stakeholder, organisasi difabel, lembaga kesejahteraan sosial, dunia usaha, dan seluruh mitra yang selama ini berupaya menciptakan kesejahteraan di Kota Denpasar. Kolaborasi inilah yang membuat pelayanan sosial dapat berjalan dan terus berkembang,” ujarnya.

Penyerahan piagam dilakukan oleh Wakil Walikota Denpasar I Kadek Agus Arya Wibawa bersama Laxmy Saraswaty kepada lebih dari 140 instansi, lembaga, perusahaan, organisasi masyarakat, hingga komunitas Difabel. Beberapa organisasi Difabel yang menerima penghargaan antara lain DPC Gerkatin Kota Denpasar, DPC Pertuni Kota Denpasar, HWDI Denpasar, NPCI Denpasar, DNetwork Indonesia, serta berbagai yayasan yang selama ini fokus pada pendidikan, mobilitas, kebutuhan dasar, hingga pemberdayaan Difabel seperti Yayasan Puspadi Bali, Yayasan Peduli Kemanusiaan Bali, Yayasan Bunga Bali, Yayasan Sehati Bali, dan lainnya.

Bagi organisasi Difabel, kegiatan ini Tidak hanya untuk mengikuti seremoni penghargaan, namun mereka juga memanfaatkan ruang pertemuan ini sebagai ajang menjalin relasi baru dengan berbagai pemangku kepentingan. “Di samping mempererat kerjasama dengan Pemerintah Kota Denpasar, dalam acara ini juga sekaligus mencari dan berkenalan dengan stakeholder yang hadir untuk menjalin kerjasama, siapa tahu ada kolaborasi yang bisa dilakukan untuk kegiatan Difabel,” ujar salah satu peserta dari organisasi Difabel.

Interaksi dan dialog internal antar organisasi menjadi nilai tambah yang memperkuat semangat kolaboratif acara ini. Peserta berharap jejaring yang terbangun yang didapat selama mengikuti acara dapat berlanjut ke program-program nyata yang mendukung layanan inklusi, pemberdayaan, serta peningkatan kualitas hidup Difabel di Denpasar.

Melalui penghargaan ini, Pemerintah Kota Denpasar berharap ekosistem kolaboratif yang sudah terbangun dapat terus diperkuat. Momentum HDI dan HKSN diharapkan menjadi pengingat bahwa kerja-kerja sosial adalah kerja besar yang memerlukan komitmen lintas sektor.[]

 

Reporter   :   Agus Weda Gunawan

Editor         :  Ajiwan

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

berlangganan solidernews.com

Tidak ingin ketinggalan berita atau informasi seputar isu difabel. Ikuti update terkini melalui aplikasi saluran Whatsapp yang anda miliki. 

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air

Skip to content