en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol bagian kanan bawah sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Minimnya Pemahaman Tentang Difabel Menyulitkan Desa Miliki Data Difabel

Solidernews.com – Kabupaten Cirebon Jawa Barat, merupakan salah satu wilayah yang menghadapi tantangan dalam pengumpulan data difabel. Meskipun upaya untuk mencatat jumlah dan kebutuhan mereka telah dilakukan, banyak desa di Kabupaten Cirebon yang  masih belum memiliki data yang akurat terkait data difabel. Hal ini terjadi karena minimnya pemahaman tentang kategori difabel di tingkat desa.

 

Salah satu perangkat desa, yang enggan disebutkan namanya, mengungkapkan kesulitan dalam mengumpulkan data difabel di wilayahnya. Saat ditemui solidernews beberapa waktu yang lalu,  Ia menyatakan, “Bagaimana desa bisa memiliki data disablitas, sedangkan kami tidak paham mana yang masuk kategori disabilitas?”

 

Pernyataan ini mencerminkan kesulitan yang dihadapi oleh banyak perangkat desa di Kabupaten Cirebon. Minimnya pemahaman tentang jenis-jenis difabel dan kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi individu difabel menyulitkan proses pengumpulan data yang akurat.

 

Pemerintah Kabupaten Cirebon harus meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang difabel di kalangan perangkat desa. Pelatihan yang menyeluruh dan sosialisasi yang efektif mengenai kategori difabel, bersama dengan metode pengumpulan data yang inklusif, menjadi kunci untuk meningkatkan akurasi dan kelengkapan data difabel di tingkat desa. Pelatihan ini harus dirancang untuk memberikan pemahaman yang komprehensif tentang berbagai jenis difabel serta kriteria yang digunakan untuk mengidentifikasi individu yang terkena dampak. Selain itu, perlu disampaikan informasi tentang pentingnya sensitivitas terhadap kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh individu difabel. Sosialisasi juga harus memperkuat pemahaman tentang pentingnya mengumpulkan data difabel dengan cara yang inklusif dan nondiskriminatif. Perangkat desa perlu diberikan panduan yang jelas tentang bagaimana mengidentifikasi individu yang memenuhi kriteria difabel dan mengumpulkan data mereka dengan memperhatikan kebutuhan dan hak-hak mereka.

 

Ketika perangkat desa memiliki pemahaman yang lebih baik tentang kategori difabel dan proses pengumpulan data yang tepat, mereka akan dapat secara efektif mengidentifikasi individu yang membutuhkan dukungan dan layanan khusus. Dengan pemahaman yang lebih mendalam tentang jenis-jenis difabel dan kriteria identifikasi yang jelas, perangkat desa akan mampu menjangkau individu-individu yang sebelumnya mungkin terlewatkan dalam pengumpulan data.

 

Hal ini akan membantu memastikan bahwa tidak ada yang terpinggirkan dalam upaya pembangunan dan pemberdayaan masyarakat di Kabupaten Cirebon. Dengan mengenali kebutuhan dan tantangan yang dihadapi oleh  difabel, perangkat desa dapat mengarahkan sumber daya dan layanan yang tepat untuk memenuhi kebutuhan mereka secara efektif.

 

Keterlibatan yang lebih baik dari individu difabel  juga akan meningkatkan partisipasi mereka dalam proses pembangunan lokal dan meningkatkan rasa inklusi dalam masyarakat. Ini akan menciptakan lingkungan yang lebih ramah dan berdaya bagi semua warga, tanpa memandang status atau kondisi mereka.

 

Dengan demikian, upaya untuk meningkatkan pemahaman dan kesadaran tentang difabel di kalangan perangkat desa tidak hanya akan memberikan manfaat bagi individu yang terkena dampak, tetapi juga akan menghasilkan masyarakat yang lebih inklusif di Kabupaten Cirebon.[]

 

Reporter: Apipudin

Editor       : Ajiwan

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air