Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol bagian kanan bawah sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Begini Perspektif Pemuda Difabel Bali tentang Pemilu 2024

Solidernews.com – Pemilu 2024 mendekat, dan perspektif pemuda difabel di Bali atau di Indonesia secara umum menjadi suara yang tak boleh diabaikan. Mereka memiliki pandangan yang unik tentang proses demokrasi dan keinginan untuk memastikan bahwa hak-hak mereka diakui dan dihormati. Dalam konteks ini, penulis menjelajahi perspektif mereka yang mencerminkan semangat inklusi dan keadilan.

  1. Tantangan Aksesibilitas

Pemuda dengan difabel di Bali sering menghadapi tantangan aksesibilitas yang serius, termasuk akses ke tempat pemungutan suara. Mereka mungkin mempertanyakan sejauh mana fasilitas pemungutan suara di Bali dapat diakses oleh mereka dengan berbagai jenis kedifabelan. Tantangan ini menciptakan kebutuhan mendesak untuk fasilitas yang lebih inklusif. Berdasarkan pengamatan di lapangan secara global, persoalan aksesibilitas dalam pemilihan umum memang masih menjadi tantangan. Dalam hal ini, masih sulit ditemui berbagai TPS yang mudah diakses oleh kawan difabel di berbagai daerah di Indonesia. Tempat Pemungutan Suuara yang mudah diakses menjadi isu klasik yang muncul ke permukaan jelang pemilu dilaksanakan. Berbagai panduan terkait pendirian dan pembuatan TPS aksesibel telah dikeluarkan oleh stakeholder terkait, namun hingga kini, implementasinya masih menjadi tantangan di lapangan.

  1. Hak yang Sama

Penting bagi pemuda difaberl di Bali untuk memastikan bahwa hak pilih mereka setara dengan warga lainnya. Mereka ingin yakin bahwa difabel dapat memilih dengan bebas dan tanpa hambatan. Selain itu, informasi tentang calon dan platform politik hendaknya dapat diakses dengan mudah dan dipahami.

 

  1. Pendidikan Politik

Pemuda difabel di Bali berharap ada upaya lebih besar dalam memberikan pendidikan politik yang mudah diakses dan dimengerti. Ini membantu mereka memahami isu-isu politik, sehingga mereka dapat membuat keputusan yang informatif.

 

  1. Partisipasi Aktif

Banyak pemuda difabel di Bali ingin berpartisipasi aktif dalam proses pemilu, seperti kampanye dan debat politik. Mereka ingin kontribusi mereka diakui dan dihargai dalam membangun masyarakat yang lebih baik.

 

  1. Representasi yang Lebih Baik

Dalam politik, representasi penting. Pemuda difabel  di Bali ingin melihat lebih banyak orang dengan latar belakang mereka terlibat dalam politik sebagai kandidat atau pejabat terpilih. Ini dapat membantu memastikan bahwa isu-isu mereka lebih diperhatikan.

 

Pemuda difabel di Bali ingin yakin bahwa pemerintah dan pemangku kepentingan terkait mendengarkan perspektif mereka dan mengambil tindakan yang dibutuhkan untuk meningkatkan inklusi dalam Pemilu 2024 dan masa depan. Mereka berharap masa depan yang lebih inklusif dan adil.

 

Perspektif pemuda difabel di Bali tentang Pemilu 2024 adalah penting dalam memastikan bahwa semua warga negara memiliki kesempatan yang sama untuk berpartisipasi dalam demokrasi. Dengan memperhatikan perspektif mereka, kita dapat bekerja sama untuk menciptakan pemilu yang lebih inklusif dan mewujudkan cita-cita demokrasi yang adil dan berkeadilan.[]

Reporter: Harisandy

Editor       : Ajiwan

 

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air