Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol bagian kanan bawah sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Animasi Ilustrasi Sumpah Pemuda

Begini Cara Pemuda Difabel Bali Rayakan Sumpah Pemuda

Solidernews.com – Sebagai negara dengan keberagaman yang kaya akan budaya dan suku, Indonesia selalu memperingati Hari Sumpah Pemuda setiap tanggal 28 Oktober dengan semangat kebangsaan yang tinggi. pada perayaan hari sumpah pemuda 2023 ini  pemuda difabel Bali ingin berbagi perspektif yang sangat istimewa. Dalam hal ini, para pemuda difabrel di Bali ingin mengekspresikan pandangan  mereka dalam memaknai dan  merayakan momen bersejarah ini.

 

Para pemuda difabel di Bali, seperti para pemuda lainnya,  terikat dengan semangat persatuan dan kesatuan bangsa. Mereka berjuang untuk mengatasi tantangan sehari-hari  dengan tekad yang kuat. Untuk memahami lebih dalam pandangan mereka tentang Hari Sumpah Pemuda, solidernews telah mewawancarai beberapa pemuda difabel yang aktif dalam berbagai kegiatan sosial dan budaya di pulau Dewata ini.

 

I Made Putra, seorang pemuda difabel fisik, berbicara tentang arti Hari Sumpah Pemuda bagi dirinya. Dia berkata, “Sumpah Pemuda mengingatkan kita bahwa bangsa ini dibangun oleh berbagai elemen masyarakat, termasuk kami yang memiliki keterbatasan fisik. Kami juga adalah bagian dari Indonesia, dan kami berkomitmen untuk turut serta dalam memajukan negara ini, meskipun dengan cara yang berbeda.”

 

Selain itu, Ni Kadek Juliantari, seorang pemuda difabel sensorik netra yang aktif sebagai pelajar serta menggeluti dunia seni  dan budaya Bali menambahkan, “Hari Sumpah Pemuda adalah waktu yang tepat bagi kami untuk menunjukkan kepada dunia bahwa disabilitas bukanlah halangan untuk berkontribusi pada masyarakat dan bangsa. Kami ingin membuktikan bahwa kita dapat berperan aktif dalam pelestarian budaya dan tradisi Indonesia.”

 

Pandangan ini tercermin dalam berbagai kegiatan yang diadakan oleh pemuda difabel  di Bali selama peringatan Hari Sumpah Pemuda. Mereka mengadakan pameran seni, lokakarya budaya, dan diskusi tentang peran mereka dalam pembangunan bangsa. Ini bukan hanya tentang memperingati masa lalu, tetapi juga tentang merayakan harapan masa depan yang lebih inklusif dan adil.

 

Selain itu, beberapa pemuda difabel di Bali juga mengambil peran dalam kampanye kesadaran tentang hak-hak difabel. Mereka berusaha untuk memastikan bahwa kebijakan publik dan infrastruktur di Bali menjadi lebih ramah bagi difabel. sehingga mereka dapat merasa lebih terlibat dalam kehidupan sosial dan ekonomi masyarakat.

 

Dalam peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun ini, para pemuda difabel di Bali telah membuktikan bahwa semangat persatuan, kesatuan, dan semangat kepemudaan tidak mengenal batasan fisik, sensorik, atau intelektual. Mereka terus memperjuangkan hak-hak mereka dan berkontribusi aktif dalam membangun Indonesia yang lebih baik, sesuai dengan semangat Sumpah Pemuda yang berusia 95 tahun.

 

Peringatan Hari Sumpah Pemuda di Bali tahun ini adalah pengingat bahwa keberagaman adalah kekayaan, dan semua warga negara, termasuk mereka yang difabel, memiliki peran penting dalam pembangunan bangsa. Semangat kepemudaan tetap menyala, tidak hanya di hati para pemuda biasa, tetapi juga di hati para pemuda difabel yang memastikan bahwa Indonesia terus maju menuju masa depan yang lebih inklusif dan cerah.[]

 

Reporter: Harisandi

Editor     : Ajiwan

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air