Search
en id

Gunakan fitur ACCESSIBILITY melalui tombol bagian kanan bawah sebagai preferensi untuk kenyamanan Anda.

Aspek Positif ADHD yang Seringkali Terabaikan

Solidernews.com. ADHD atau Attention Deficit Hyperactivity Disorder. Ialah gangguan yang membuat seseorang menjadi hiperaktif, sulit berkonsentrasi, sering bertindak tanpa berpikir. Sering kali, lingkungan sosial melihat anak atau orang dengan ADHD dari sisi negatifnya. Tak menyadari bahwa, ADHD juga memiliki manfaat positif. Hal ini sering kali terabaikan.

 

Catatan penting. bahwa kondisi ADHD bisa bervariasi. Tidak semua orang dengan ADHD mengalami gejala yang sama. Terdapat tiga subtipe ADHD yang berbeda. Masing-masing dengan gejala yang berbeda pula. Beberapa orang dengan ADHD cenderung mengalami masalah perhatian. Yang lain, bisa jadi lebih hiperaktif dan impulsif. Ada juga yang mengalami campuran dari kedua gejala tersebut.

 

Tidak salah memang, kondisi ADHD sering kali menimbulkan kegaduhan. Namun demikian, kualitas dan keterampilan unik, sejatinya ada dan dimiliki oleh orang dengan ADHD. Dilansir dari Verywell Mind pada Senin, 10 Juni 2024, keunikan orang dengan ADHD, dapat menjadi sumber pemberdayaan dan kebanggaan bagi yang bersangkutan dan keluarganya. Hal ini adalah kelebihan dan keunikan ADHD yang seringkali terabaikan.

 

Lima aspek positif

Tinggi energi. Anak hiperaktif sebagai gejala ADHD memiliki tingkat energi yang tinggi. Hal ini terkadang muncul dengan gejala, anak terlihat gelisah dan berbicara berlebihan. Namun, energi ini menjadi kelebihan ketika disalurkan. Ketika diberikan ruang dan kesempatan, bagi ADHD mencapai tujuan positif.

 

Seringkali, karena hiperaktif, anak-anak menjadi tidak fokus. Tak mengapa, ketika mendapatkan penanganan yang tepat, energi dapat menjadi kekuatan bagi ADHD menemukan cara. Mampu mengoptimnalkan dan mengarahkan secara produktif, menjadi tanggung jwab lingkungan sosialnya.

 

Tingkat energi yang tinggi ini juga memberikan nilai positif lain. Yaitu, membantu anak dengan ADHD merasa lebih muda dibandingkan rekan-rekannya. Merasa lebih mampu melakukan berbagai aktivitas, termasuk aktivitas fisik dan olahraga.

 

Hiperfokus. Anak dengan ADHD sering kali mengalami kondisi yang dikenal sebagai hiperfokus. Karena kondisi ini, mereka menjadi sangat fokus pada tugas atau subjek tertentu. Meskipun ini kadang bisa menjadi masalah jika mengganggu aspek lain. Namun, hiperfokus memiliki sisi positif. Dalam keadaan hiperfokus, individu dengan ADHD dapat mencapai tingkat produktivitas yang cukup tinggi. Apakah itu dalam proses pembelajaran, atau pekerjaan.

 

Hiperfokus dapat membantu seseorang untuk berkonsentrasi mendalam, menyelesaikan tugas dengan efisiensi tinggi, serta mempelajari suatu topik secara mendalam. Sebagaimana dikemukakan dalam teori flow, oleh psikolog Mihály Csíkszentmihályi. Flow, ialah keadaan konsentrasi intens dan penyerapan penuh dalam suatu aktivitas, yang menghasilkan perasaan kenikmatan dan kepuasan yang mendalam.

 

Kreatif. Anak-anak dengan ADHD sering kali mudah teralihkan perhatiannya. Hal ini disebabkan, mereka cenderung memiliki pemikiran yang berbeda (out of the box), di luar kebiasaan orang berpikir. Alih-alih mengikuti pola dan cara berpikir linear (biasa). Mereka justru mampu menemukan solusi baru, menghasilkan ide-ide kreatif dan inovatif.

 

Dalam penelitiannya, Verywell Mind menemukan individu ADHD, berkinerja lebih baik dalam tugas-tugas kreatif real-time, dibanding orang pada umumnya. Penelitian juga menemukan, orang-orang dengan ADHD menggambarkan diri mereka sebagai orang yang memiliki rasa ingin tahu alami. Yang menurut mereka merupakan aspek positif dari ADHD.

 

Rasa ingin tahu tersebut, menjadi kunci kreativitas. Keingintahuan mereka yang tinggi, berimplikasi pada keinginan dan keterbukaan terhadap hal-hal baru. Hal ini yang mendorong ADHD mengeksplorasi ide-ide baru, dengan cara yang inovatif.

 

Spontanitas. Impulsif atau spontanitas, merupakan gejala umum ADHD lainnya. Meskipun kadang-kadang ditandai dengan bertindak tanpa berpikir, tidak sabar, dan menyela orang lain, hal ini terdapat sisi positif ketika dikelola.

 

Ketika spontanitas disalurkan secara efektif, akan mendorong ADHD menjadi pribadi spontan, bersemangat, dan terbuka terhadap pengalaman baru. Tindakan spontan, berdampak pada hidup yang lebih menarik dan menyenangkan. Karena tidak dibayangi kekhawatiran, tentang hal-hal yang belum tentu terjadi.

 

Spontanitas juga berperan dalam pengembangan keberanian dan suka petualangan. Spontanitas ini dapat membantu orang mengejar minat, fokus melakukan hal-hal positif, yang melahirkan kebahagiaan bagi diri mereka.

 

Tangguh. Individu dengan ADHD, penuh dengan tantangan. Berbagai tantangan atau kesulitannya yang dihadapi, merlahirkan ketangguhan. Apakah tantangan fokus di tempat kerja atau sekolah, mengelola waktu, menghindari penundaan, menjaga hubungan sosial, serta mengkonsumsi obat tertentu.

 

Menghadapi tantangan ini tentu tidak mudah dan membutuhkan kekuatan serta ketahanan. Ketangguhan adalah kemampuan untuk menghadapi stres dan kesulitan tanpa mengandalkan mekanisme penanggulangan yang tidak sehat.

 

Dalam penelitian, didapatkan dikatakan bahwa orang tua dan guru, sering menilai bahwa sebagian besar anak-anak dengan ADHD memiliki ketahanan yang baik. Artinya, ADHD mampu menghadapi dan mengatasi tantangan dengan lebih baik.

 

Ketangguhan ini menjadi kekuatan mental. Yang memungkinkan mereka untuk terus berusaha meskipun menghadapi tantangan. Kekuatan ini membantu ADHD tidak hanya bertahan. Namun juga tumbuh dan berkembang dalam menghadapi kesulitan.[]

 

Reporter: Harta Nining Wijaya

Editor      : Ajiwan Arief

Bagikan artikel ini :

TULIS KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT

BERITA :

Berisi tentang informasi terkini, peristiwa, atau aktivitas pergerakan difabel di seluruh penjuru tanah air